Pada saat audit eksternal oleh badan sertifikasi tentunya kita mendapatkan PI (Point of Improvement), OFI (Opportunity For Improvement) atau Observasi. Nah bagaimana kita menyikapi dan menindaklanjuti temuan observasi tersebut ?
Senin, 18 November 2019
Kamis, 14 November 2019
Bagaimana Sebaiknya Agar Pelaksanaan Management Review Meeting Efektif ?
- Sebelum rapat di selenggarakan Management Representatif (MR) mengirim surat undangan lengkap dengan agenda pembahasan. Agenda rapat yang akan dibahas mengikut ketentuan di dalam klausul ISO 9001 (tujuh pembahasan pokok)
Rabu, 06 November 2019
Bagaimana Agar SOP di Jalankan Secara Konsisten ?
Tujuan Standar Operasional Prosedur (SOP) di buat dan ditetapkan adalah agar SOP tersebut dapat di jalankan secara konsisten. Nah..bagaimana agar SOP yang telah dibuat dapat dijalankan secara konsisten. Ada beberapa pendapat yang di rangkum dalam sebuah diskusi group sebagai berikut :
Selasa, 05 November 2019
Seputar Audit Internal
Dalam kegiatan audit terdapat temuan-temuan yang dikenal dengan temuan jenis Non Conformity (NC) dan Observasi. Berkaitan dengan temuan Observasi ada beberapa kondisi pada proses audit di masing-masing perusahaan.
Menetapkan Konteks Organisasi
Organisasi harus mengidentifikasi dan menilai semua masalah internal dan eksternal yang dapat berdampak pada kemampuan sistem manajemen anda untuk memberikan hasil yang diinginkan. Kita harus menyediakan waktu untuk mengembangkan pemahaman tentang faktor internal dan eksternal utama yang mempengaruhi bisnis, dan untuk menyiapkan proses untuk menangkap, memantau, dan meninjau masalah-masalah ini.
Standar Anti Bribery System - ISO 37001:2016
ISO 37001:2016 Anti Bribery Management System dirancang untuk membantu organisasi dalam mencegah, mendeteksi, melaporkan,maupun menyelesaikan kasus-kasus penyuapan. Sistem ini juga berguna untuk membantu organisasi menanamkan budaya anti suap dan meningkatkan kesempatan untuk mendeteksi penyuapan juga menerapkan pengendalian yang tepat.
Menyusun Program Training
Menyusun training need analysis (TNA) dengan langkah-langkah sebagai berikut :
1. Membuat matrik kompetensi terlebih dahulu
2. Dengan memnuat matrik kompetensi akan dapat diketahui kebutuhan trainingnya
3. Membagi kelompok untuk attitude, skill and knowledge
4. Membuat gap assesment
1. Membuat matrik kompetensi terlebih dahulu
2. Dengan memnuat matrik kompetensi akan dapat diketahui kebutuhan trainingnya
3. Membagi kelompok untuk attitude, skill and knowledge
4. Membuat gap assesment
Langganan:
Postingan (Atom)