Tujuan Standar Operasional Prosedur (SOP) di buat dan ditetapkan adalah agar SOP tersebut dapat di jalankan secara konsisten. Nah..bagaimana agar SOP yang telah dibuat dapat dijalankan secara konsisten. Ada beberapa pendapat yang di rangkum dalam sebuah diskusi group sebagai berikut :
- Sosialisasikan terlebih dahulu ke karyawan kemudian evaluasi/verifikasi ke lapangan terkait pemahaman dan penerapannya
- Lakukan induksi juga pada karyawan baru
- Sosialisasi dapat dilakukan dalam bentuk pelatihan datau workshop
- Brain wash dahulu semua, tanamkan kesadaran ada atau tidak ada ISO, laporan tetap harus ada, dan hanya satu, jadi tidak ada lagi bentuk perbedaaan laporan untuk ISO dan yang bukan untuk ISO
- Laporan yang di dukung analisa untuk perbaikan
- Dapat juga dilakukan dalam bentuk test on the spot untuk evaluasi, lakukan satu bagian/section, per proses kerja, kemudian satu per satu menjelaskan proses kerja sesuai dengan SOP yang ada, penilaian berdasarkan apa yang dijelaskan dan disimulasikan pekerja dengan SOP/WI yang sudah ditetapkan
- Dari penilaian akan dapat dilihat apakah memang di jalankan sesuai standar atau bekerja hanya karena kebiasaan.
- Kemudian hasil di diskusikan dengan masing-masing atasan selanjutnya melakukan update skill matriks masing-masing pekerja
- Laporan ke manajemen dilakukan dalam bentuk laporan bulanan terkait kompetensi pekerja termasuk dalam pematuhan terhadap SOP
- Secara annual, membuat planning yang disetujui oleh Top Manajemen dan tentunya laporan bulanan dilakukan atas annual plan tersebut